Minggu 22 September 2019 | 22 Muharram 1441 H | 22:06:41
IP Anda : 34.226.234.20
 
 
LHKPN dan LHKASN cegah potensi tindak Pidana Korupsi
Gedung kantor tempat memberikan aktivitas pelayanan dimulai
LAPORKAN DUGAAN PELANGGARAN MAUPUN KETIDAKPUASAN PELAYANAN APARAT PERADILAN
AfrikaansArabicChinese (Simplified)CzechDutchEnglishFrenchHindiIndonesianJapaneseRussianSpanishYiddish

ARSIP DOKUMEN

Terbaru
Laporan Tahunan/Akuntabilitas
  • LKjIP PTA KENDARI TAHUN 2015
    Secara umum dapat disimpulkan bahwa dari enam sasaran strategis yang ditetapkan dalam Penetapan/Perjanjian Kinerja Tahun 2015,…
  • LAPORAN TAHUNAN TAHUN 2015
    Penyusunan Buku Laporan Tahunan 2015 ini disusun berdasarkan Surat dari Sekretaris Mahkamah Agung RI Nomor 525-1/SEK/KU.01/XII/2015…
  • LAKIP PTA Kendari Tahun 2014
    Laporan Akuntablitas Kinerja Instansi Pemerintah satuan kerja Pengadilan Tinggi Agama Kendari Tahun Anggaran 2014
  • Laporan Tahunan PTA Kendari TA 2014
    Laporan Pelaksanaan Tugas Pokok dan Fungsi Pengadilan Tinggi Agama Kendari dalam kurun waktu tahun 2014, baik…
  • LAKIP PTA Kendari TA 2013
    Laporan Akuntablitas Kinerja Instansi Pemerintah satuan kerja Pengadilan Tinggi Agama Kendari Tahun Anggaran 2013
Laporan Keuangan
Laporan Inventaris/BMN
Laporan Kepegawaian
Laporan Perkara
E-book

:: DETAIL

PARA WAKIL TUHAN, TENTUKAN PILIHANMU

PARA WAKIL TUHAN, TENTUKAN PILIHANMU

Hj. St. Zubaidah, S.Ag.,S.H.,M.H.

(Hakim PA. Rantau)

“Barang siapa menjabat sebagai seorang hakim bagi masyarakat muslim dan keadilannya mengalahkan kedzalimannya maka dia berhak mendapatkan surga dan jika kedzalimannya mengalahkan keadilannya maka dia berhak mendapatkan api neraka” (H.R Abu Dawud). 

Hadits di atas menggambarkan tentang profesi seorang hakim. Sebuah profesi yang mulia, namun juga berat dan penuh resiko. Profesi hakim dikatakan sebagai profesi yang mulia karena memiliki kekuasaan yang bisa menentukan nasib seseorang, sehingga tidak heran hakim juga disebut sebagai wakil Tuhan di muka bumi, dan tidak semua orang bisa menjadi hakim. Sedangkan dikatakan sebagai profesi yang berat dan penuh resiko karena banyak sekali baik ayat-ayat al qur’an maupun hadits-hadits nabi yang memberikan warning tentang profesi ini.

Seorang hakim ketika memeriksa, mengadili dan memutus perkara,  tentu telah mempertimbangkan secara benar dan adil karena putusan tersebut  harus berdasarkan nilai-nilai keadilan yang berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa serta semaksimal mungkin untuk tidak mencederai perasaan keadilan masyarakat.

 

Dokumen selengkapnya dapat diunduh :